Kota
Bandung masih terasa dengan kesejukan Kotanya, terbukti masih banyak
pohon-pohon yang rindang di sepanjang jalan dan sekarang banyak taman terbuka
hijau yang menjadikan Kota bandung banyak ruang public yang nyaman dan indah
untuk berwisata keluarga atau sekedar bersantai melepaskan kepenatan di akhir
pekan. Seperti taman ganesha, taman dewi sartika, taman Maluku, dan terutama
taman lalu lintas Ade Irma Suryani Nasution,
Taman
lalu lintas adalah salah satu taman rekreasi yang memiliki edukasi terutama
untuk anak kecil, taman ini terletak di Jalan Belitung No 1 Bandung, di dirikan
oleh perkumpulan BKLL (badan keamanan lalu lintas). Taman lalu lintas di resmikan
pada tanggal 01 Maret 1958 dan pada
tahun 1965 dan di beri nama Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution berdasarkan Surat Keputusan DPRD-GR
Kotamadya Bandung tanggal 20 November 1965 No. 18660/65. Ade Irma
Suryani Nasution adalah salah satu anak Jendral A. H. Nasution yang pernah
menjadi panglima divisi siliwangi pertama.
Taman
ini merupakan taman lalu lintas pertama di Indonesia yang memiliki edukasi,
dimana dapat mengajarkan anak-anak untuk mengetahui bagaimana berlalulintas dan
memperkenalkan tata tertib saat berlalu lintas dengan mengutamakan
kedisiplinan, keselamatan. Dan taman ini sangat tepat untuk anak bermain, tidak
hanya bermain saja tetapi anakpun secara tidak langsung belajar dengan
mempelajari aturan di jalan saat berkendaaran, menyebrang dan yang lainnya dari
mulai usia dini.
Tempat
yang sejuk, nyaman dan enak untuk membawa anak bermain sambil belajar ini tidak
pernah sepi pengunjung, apa lagi pada saat libur tiba taman yang selalu di
padati pengunjung selama liburan berlangsung di buka pada pukul 08:00 sampai
pukul 16:00, dengan harga tiket masuk yang terjangkau 8000rb dengan menyediakan
berbagai fasilitas untuk para pengunjung, terutama oleh anak-anak yang dapat di
nikmati yaitu kereta api mini, sepedah mini, ayunan, perosotan, flyfox
anak-anak, baterai car, kerosel, panggung terbuka, kolam renang dan yang
lainnya. Taman ini tidak hanya menyediakan untuk bermain saja tapi di sinipun
menyedian sekolah untuk anak usia dini “playground”. Anak-anak akan mendapatkan
pengalaman yang berbeda dengan bermain sambil belajar.
Menurut
Eris salah satu pengunjung “taman ini sangat cocok untuk mengajak anak bermain
dan harganya yang murah dapat di nikmati oleh kalangan bawah juga dan di taman
lalu lintas itu selain memiliki tempat bermain, bisa juga buat anak-anak
belajar untuk mengetahui bagaiman tata tertib lalu lintas” begitu tuturnya.
Semoga
dengan adanya taman lalu lintas yang memiliki edukasi untuk anak di bawah dini
ini selalu memiliki kepedulian terhadap tata tertib lalu lintas saat berkendaraan
di jalan dan mengajarkan akan pentingnya sebuah kedisiplinan saat berkendaraan.